Memabaca buku Wajah Baru Indonesia di Tanah Arab terasa seperti mendengarkan
perjalanan panjang menyusuri jejak orang-orang Indonesia yang diam-diam sukses
di Arab Saudi. Selama ini, banyak orang mengenal diaspora Indonesia di Timur
Tengah hanya lewat cerita pekerja migran atau ibadah haji dan umrah. Tapi buku
ini membuka sudut pandang baru: ternyata banyak anak bangsa yang berkiprah
sebagai “pesohor profesional” insinyur,
bankir, pilot, ahli teknologi, kurator seni, hingga atlet di Saudi.
Menarik, buku ini ditulis tidak dengan gaya akademik yang berat dan biasanya
sulit dipahami. Wajah Baru Indonesia di Tanah Arab bahasanya ringan,
mengalir seperti reportase perjalanan dan obrolan santai. Barangkali karena
tulisan ini bersumber pada acara podcast. Sehingga pembaca seolah diajak masuk
ke kehidupan para diaspora Indonesia lewat kisah-kisah personal yang hangat dan
inspiratif mereka. Kita bukan hanya membaca data atau prestasi, tetapi juga
perjuangan, kerinduan pada tanah air, kerja keras, dan mimpi besar mereka di
Arab Saudi.
Salah satu kekuatan buku ini adalah cara A.M. Sidqi sebagai penulis
memotret Arab Saudi yang modern dan berubah cepat. Selama ini banyak orang
membayangkan Saudi hanya identik dengan gurun, minyak, atau kota suci. Tapi
melalui buku ini, kita melihat Saudi sebagai negara yang sedang bergerak menuju
masa depan digital dengan proyek-proyek raksasa dan peluang besar bagi
profesional dunia, termasuk Indonesia.
Kisah-kisah tokohnya juga terasa dekat. Misalnya cerita Aditya Luhut
Sibarani, konsultan transportasi yang bermimpi menjadi Menteri Perhubungan RI
suatu hari nanti. Atau Andri Hartanto, ahli telekomunikasi yang akhirnya
mendapatkan status Premium Residency di Saudi setelah perjalanan panjang karier
internasionalnya. Cerita mereka bukan sekadar soal sukses, tetapi tentang
keberanian merantau, belajar, dan tetap membawa identitas Indonesia ke mana pun
mereka pergi.
Buku ini juga penting karena mencoba mengubah narasi tentang diaspora
Indonesia. Jika selama ini berita tentang WNI di luar negeri sering diwarnai
kisah pilu, maka buku ini menghadirkan sisi yang membanggakan: diaspora sebagai
wajah baru Indonesia yang profesional, kompeten, dan dihormati dunia
internasional.
Selain inspiratif, buku ini memberi harapan bagi generasi muda Indonesia.
Bahwa anak kampung dari mana pun kita, bisa berkiprah di panggung global. Dunia
ternyata lebih luas daripada yang sering kita bayangkan.
Secara keseluruhan, Wajah Baru Indonesia di Tanah Arab adalah buku
yang hangat, optimistis, dan penuh energi positif. Cocok dibaca oleh anak muda,
mahasiswa, pekerja migran, pencinta dunia internasional, hingga siapa saja yang
ingin melihat Indonesia dari sudut yang berbeda. Buku ini membuat kita sadar
bahwa di berbagai penjuru dunia, ada banyak orang Indonesia yang sedang bekerja
diam-diam menjaga nama baik bangsa.
Dan setelah membaca buku ini, kita mungkin akan berkata:
ternyata wajah Indonesia di luar negeri jauh lebih keren daripada yang selama
ini kita lihat di berita.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Terima kasih untuk komentarnya