Wilujeng Sumping. Terima kasih sudah mampir ke Blog ini. Blog ini hanya untuk belajar menulis. Silahkan berikan komentar jika senang dengan isi Blog ini !

Post Page Advertisement [Top]



Jembatan Akar
#Baduy 11
Gue, berpose di bawah jembatan Akar, kren kan?
Baduy” hati ini membatin penuh rasa cinta. Cinta kepada romansa dan panorama yang tuhan ciptakan sepanjang perjalanan. Saya sangat mencintai perjalanan yang melelahkan ini.

Gue, bersiap terjum ke sungai di bawah jemabtan Akar
Panas matahari tepat berada di atas kepala kami. Dari pagi berjalan kaki kini tibalah kami di jematan Akar tepat tengah hari. Momen di jembatan Akar saya abadikan dalam sebuah jepretan foto. Setelah asik berfoto saya, Arif, Ali dan Syarif mandi di sungi, dibawah jembatan Akar.

Warga Baduy sangat menjaga kebersihan dan tidak melakukan perusakan terhadap alam. Jangankan itu, mereka saja menolak memakai shampo dan sabun mandi di sungai, karena dianggap dapat mencemarkan lingkungan. Kuncinya, mereka hidup selaras dengan alam. Damai bersama alam!

Untuk menghormati mereka dan turut serta melestarikan alam kami pun madi di jembatan akar tidak memakai sabun, shampo atau pasta gigi. Hanya berenang kesana-kemari, merasakan dingin dan derasnya aliran sungai. Airnya sangat dingin seperti air di pemadian Cikoromoy, Pandeglang.
Narsis di bawah jembatan Akar


Arif Baehaqi aka Baihaqi Muhammad jagain kostum Gue pas lagi mandi.

Syarif (depan) Aly (gak pake baju) berpose di bawah jembatan Akar

Aly sedang menikmati segarnya air sumgai tanpa pencemaran

Aliran sunagi di bawah jembatan Akar

1 komentar:

Terima kasih untuk komentarnya

Bottom Ad [Post Page]