BEBASKAN DIA!*
Bebaskan
dia!
Seorang
anak yang lahir dari dentuman bom
Berdiri
dan berlari di atas tulang belulang bapaknya
Di
tangannya sebongkah batu
Ia
adukan dengan bom dan peluru
Nyawanya
serupa debu
Disapu,
hilang dan berlalu
Satu
waktu ia bersembunyi
Berlindung dalam rumah Tuhan, mencari damai
Berdialog
berselimut luka, membunuh sepi
Baginya,
kebebasan hanya obrolan di kedai kopi
Sebab
diplomasi serupa lautan tak bertepi
berapa
anak lagi harus terpaku
kehilangan
kasih ayah dan ibu
Biarkan ia berlari di atas tulang bapaknya
Lepas dari belenggu yang mengepungnya
Banten, 31 Juli 2014


Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Terima kasih untuk komentarnya